Memori itu katanya akan semakin kuat ketika banyak melibatkan indra dan perasaan. Kadang memori masa lalu bisa muncul kembali ketika suatu pemicu memiliki kaitan dengan memori tsb.

Ketika mendengar 
Maher Zain atau EdCoustic suasana kantor IST serasa hidup kembali, dari mulai suara bising CPU sampai layar komputer yg hidup mati. Siapa sangka dari komputer serba guna serba bermasalah itu bisa menghasilkan berbuku-buku LPJ yang tebal bak skripsi. Bahkan mungkin masih lebih tebal dari skripsi-skripsi yang biasa dikoreksi oleh Ayah. Gak yakin LPJ 11 divisi bakal selesai tanpa bantuan tiap anggota dan Humamuddin.


Sama halnya ketika memutar lagu Mentari, yang teringat adalah OSKM 2012 dan LMD 168. Ketika mengetik proposal, yang teringat adalah hari-hari penuh perjuangan bersama kak Imam, kak Rois dan Halt. Ketika mendengar pekik takbir, yang teringat adalah bagaimana pekik takbir yg lebih besar bisa membuat masjid Baitussalam bergetar. Hingga saat tulisan ini ditulis, Saya belum pernah menemukan takbir lain yang mampu menggetarkan ruangan.

No comments:

Post a Comment