Kisah Terbaik dalam Al Qur'an
Al- Qur'an, mukjizat paripurna yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad sebagai bukti risalah yang dibawanya, pedoman hidup bagi setiap muslim yang mempelajarinya, obat bagi hati yang dirundung kegelisahan. Di dalamnya banyak kita dapati kisah-kisah yang menyejarah, mulai dari kisah Nabi Adam 'alaihissalam dan karunia ilmu yang Allah berikan kepadanya, kisah kedurhakaan iblis, kisah bani Israil yang angkuh, kisah dari ashaabul kahfi, kisah dari Nabi Muhammad hingga kisah dari pribadi sederhana Habib ibn Suri An Najjar yang terekam baik dalam surat Yasin.

Dari sekian banyak kisah yang terdapat dalam Al Qur'an terdapat sebuah kisah yang disifati sebagai ahsanal qashas, sebaik-baik kisah, sebaik-baik cerita yang pernah ada. Tahukah sahabat kisah siapa yang Allah sifati dengan sebaik-baik kisah itu? Tahukah mengapa kisahnya menjadi sebaik-baik kisah yang disebut oleh Nya dalam Al Qur'an? :)

Kisah dari sosok ini Allah abadikan dalam Al Qur'an surat ke dua belas... mari kita ulang kembali sedikit kisah perjalanan beliau.

Yusuf namanya, putera ke tujuh dari sebelas orang bersaudara yang lahir dari pasangan Nabi Ya'qub  dan istrinya Rahil 'alaihimassalam. Ia adalah anak yang amat dicintai oleh Ayahnya sehingga menumbuhkan rasa iri dari saudara-saudara yang lainnya. Firasat kenabian yang akan diemban oleh Nabi Yusuf muncul dari Ayahnya setelah mendengar cerita bahwa sebelas bintang, matahari dan bulan bersujud kepadanya. Maka Sang Ayah pun menasihati Yusuf untuk tidak menceritakan hal ini kepada saudaranya yang lain.

Kecemburuan, iri dan dengki yang tumbuh diantara saudara-saudaranya melihat perlakuan istimewa yang diperoleh Yusuf dan adiknya, Bunyamin semakin meninggi. Hingga suatu ketika mereka bersepakat untuk membuang Yusuf ke dalam sumur, mengambil pakaiannya dan melumurinya dengan darah binatang sembelihan untuk membuat skenario bahwa Nabi Yusuf dimakan oleh serigala.

Kisah pun berlanjut dengan ditemukannya seoarng Yusuf oleh sebuah kafilah yang lewat, lalu Yusuf dijual di pasar dengan harga yang murah sebagai seorang budak. Seorang mentri dari negeri setempat yang melihat Yusuf pun membelinya dan menjadikannya sebagai anak angkat. Dalam perawatannya kita pun mengenal kisah Yusuf dan Zulaikha.

Berita simpang siur mengenai istri dari mentri yang tergoda oleh Yusuf membuatnya merasa tidak nyaman, Ia pun ingin menunjukkan Yusuf kepada istri-istri dari pemuka negeri itu melalui sebuah undangan makan. Sebagaimana yang kita tahu, para tamu undangan yang takjub dengan ketampanan Yusuf secara tidak sengaja memotong tangan mereka hingga berdarah-darah. Tidak selesai sampai disitu, Yusuf yang semakin dikenal di negeri tersebut menyebabkan para pemuka gusar dan akhirnya memutuskan Yusuf untuk dimasukkan ke dalam penjara.

Yusuf dipenjarakan bersama dengan dua orang lainnya, tafsir Yusuf atas mimpi sang Raja membuat salah seorang temannya bebas dari penjara, namun Yusuf dilupakan olehnya. Kemampuan tafsir mimpi dari Yusuf kemudian mampu menyelamatkan negeri tersebut dari sebuah bencana sehingga Yusuf diangkat sebagai mentri dari raja. Ia pun bertemu dengan saudara-saudaranya dan memilih untuk tidak mengungkit kejadian pahit di masa lalu. Selama menjadi seorang mentri Yusuf ingin sekali bisa bertemu dengan orang tuanya sehingga Ia harus melakukan tipu daya untuk bisa bertemu dengan mereka.

Kisah Yusuf yang sangat dipersingkat ini memberikan kita gambaran tentang seperti apa kisah terbaik yang Allah sebut dalam Al Quran. Sudah menangkap belum apa esensi dari cerita panjang yang dialami oleh Nabi Yusuf? :)

Kisah terbaik ialah kisah yang penuh dengan liku-liku. Kisah yang berisi manis juga pahit, suka juga duka. Berisi kenikmatan sehingga dengannya kita bersyukur, juga berisi ujian serta musibah yang dengannya kita bersabar. Memang hidup tidak menjanjikan sebuah jalan yang mulus lagi bebas hambatan. Jalan yang lurus pun tidak akan kita dapati di dalamnya segala bentuk kemudahan. Maka para teladan kita mencontohkan kepada kita untuk senantiasa melewati semuanya dengan penuh makna, mencari hikmah dari setiap fenomena, menjadikan semuanya pelajaran yang berharga.

Oleh karenanya, selamat menikmati setiap detik yang kita miliki dalam hidup dengan penuh pemaknaan :)

No comments:

Post a Comment