So Much Things Happened Last Year - Sebuah Gambar yang Dibuat di Kelas untuk Mengisi Kejenuhan
Sekali lagi umur seorang Asa di dunia berkurang. Ada banyak peristiwa menarik terjadi pada tahun ini, termasuk kembali hidupnya cita-cita yang sudah lama hanya berada di dream book sebagai salah satu impian. Allahumma berkahilah tiap langkah hamba Mu yang tertawan dosa-dosanya.

Tepat setahun yang lalu Ia membuat sebuah resolusi, "Memenangkan sebuah lomba bisnis dan menjadi mandiri di akhir tahun!" Tebak apa yang terjadi dalam setahun kedepan? :')

Di awal tahun 2015 sebuah buku hadiah langsung dari Ust Salim mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan dan dunia. (Terima kasih ustadz Salim, Anda memang salah satu inspirasi dalam hidupnya). Tiada daya maka berjaya menjadi hashtag Asa selama satu tahun kedepan. Selalu sertakan Allah, karena dalam ketidakberdayaan seorang manusia Allah akan jayakan Ia ketika mengingat Rabb-nya.

Beberapa bulan setelah hal itu Allah berkenan menjayakan Asa dalam tiga buah kompetisi, UI Studentpreneur, IBM SME Competition dan Program Kreativitas Mahasiswa. Dari berbagai kompetisi itu Allah juga berkenan melimpahkan rizki yang amat banyak diluar bayangannya sehingga Ia semakin optimis untuk dapat membangun sebuah industri. Modal sudah ada! One step closer to his dream!

Orang-Orang Hebat di UISP
Beberapa waktu berikutnya, Ia bergabung dengan tim pemenangan Ayip dalam ajang pemilu K3M ITB. Ia mengenal sosok Ayip sebagai sosok yang penuh karya. Bagi seorang Asa, Ayip dengan visi cintanya kepada Indonesia adalah sosok yang pantas untuk membawa perubahan di K3M ITB. Lawan Ayip adalah sosok yang tidak kalah terkenal di seantero negeri ganesha, Pramaditya Garry Hanantyo. Seorang Asa kemudian mendapat amat banyak pelajaran dari setiap hearing yang dilakukan antar kedua calon K3M ITB. Bergabungnya Ia dalam tim sukses membangkitkan semangatnya untuk berorganisasi dan berkemahasiswaan. "Oke, tahun depan harus jadi timses lagi dan kembali belajar banyak!" Ujarnya.

Satu hal yang amat klise pun terjadi... Ia juga sudah tau persis bagaimana teorinya karena sudah beberapa kali menghadapi hal yang sama. Teori itu berbunyi, "Kadang kala untuk dapat meraih suatu impian, kamu harus berpaling dari impian lain yang tengah kamu kejar."

Benarlah hal itu pun terjadi, amanah yang tidak pernah Asa duga mampir ke pundaknya selama satu tahun kedepan. Sementara Ia masih jauh dari kata layak sebagai seorang pemimpin dari orang-orang yang lebih shalih darinya. Untuk dapat menjalankan amanah itu, tak sedikit impian dan rencana hidup harus Ia ubah. Sociopreneur, mengembangkan sebuah desa bersama teman-teman dari UNPAD dan UPI, diundur.

Di penghujung tahun, sebuah game Ia mainkan dan sangat menginspirasi dirinya. Game dengan judul Life is Strange bercerita tentang kisah seorang fresh student di akademi Blackwell, Max Caufield. Ia memiliki kemampuan untuk dapat memanipulasi waktu dan mengambil berbagai pilihan hidup dalam cerita sesuka hati. Namun, Max tidak pernah bisa menghindar dari konsekuensi yang timbul akibat pilihan hidupnya. This game tells me much that every single decision we take may changes everything. Dalam game tersebut, seorang Asa yang memiliki kemampuan mengendalikan waktu melalui karakter Max tetap tidak bisa menyelamatkan sahabat Max yang bunuh diri. Sedih :'(

Malam tanggal 16 September Ia isi dengan kajian berasama Ust Fadli. Materi yng dikaji menampar dirinya dengan keras. Kisah tentang kejadian pasca perang uhud. Tentang para sahabat yang dengan sigap melaksanakan setiap perintah Rabb-nya. Tentang kisah heroik Sa'ad dengan satu anak panahnya. Juga tentang Umar ibn Hammam dengan beberapa butir kurmanya. Malam ini adalah anugerah, Allah berkenan memberikan peringatan kepada Asa lewat kajian tersebut.

Ada banyak hal lain yang Ia rekam baik setiap kejadian dalam memorinya. Dalam setahun kemudian, Ia kembali membuat impian-impian baru sambil melanjutkan mimpi yang belum usai kemarin.

Bismillah,
  • Maret 2016, Ia menerbitkan cita dan gagasan. Judulnya pelaut beroda, semoga Allah berkenan menyampaikan frekuensi impian dakwahnya kepada tim editor yang menseleksi setiap naskah masuk. Ust Salim, semoga Asa bisa meneladanimu dengan baik.
  • Periode 35 menjadi teladan dan penuh barakah. Allahumma berkahilah setiap orang yang menyertai pelayarannya menuju sidang umum 36. 
  • Kamamuki terus berbagi dan memberi manfaat kepada sekitarnya. Semoga periode berikutnya tidak sesulit apa yang dialaminya di periode ini.
  • Oktober 2016? Akankah Ia diwisuda? Atau Ia lebih memilih untuk menambah kembali satu tahun agar dapat memaksimalkan status mahasiswanya? Untuk yang satu ini Ia masih galau.
  • Wirausaha menghasilkan, memandirikan dan memberi manfaat.
  • Sebelum lulus ingin mengikuti jejak Ashirogi Muto :)


I'm doing the art, and you making the story!
Asyik sekali ya membayangkan hidup seperti Ashirogi Muto :)

Bismillah, laa haula wa laa quwwata illa billah
Laa ilaaha illa anta, subhaanak, inni kuntu min adz dzaalimin...

No comments:

Post a Comment