Diskusi Gerakan Forum Indonesia Muda

"Yang perlu kamu lakukan adalah memulai kebaikan. Insya Allah niat baik akan dipertemukan dengan kebaikan-kebaikan yang lainnya."

Nasihat dari Ustadz Jazir, ketua DKM Jogokaryan ini pada akhirnya menjadi pesan sama yang diberikan Saya kepada orang lain yang bertanya dengan pertanyaan senada.

"Bagaimana ya caranya memulai bisnis?"
"Caranya membuat gerakan?"
"Cara mencari tim untuk ikut sebuah lomba?"
"Cara bertemu teman-teman satu frekuensi?"

Jawabannya? "Mulai aja dulu." dan hampir-hampir Saya tidak menemukan jawaban yang lebih jitu daripada ini.

Semenjak bertemu dengan ustadz Jazir, Saya menjadi semakin yakin bahwa kebaikan akan mengantarkan seseorang pada bentuk-bentuk kebaikan yang lain. Bahkan bisa jadi selama ini hal itu juga yang mengantarkan kita pada posisi kita saat ini namun tidak kita sadari.

Terkadang saya merasa umat ini terlalu sering diceritakan tentang kebaikan yang akan bertemu kebaikan yang lain pada perkara jodoh saja. Namun, seringkali lupa untuk diceritakan bahwa hal ini berlaku pada semua hal hanya saja bentuk kebaikannya yang berubah-ubah.

Niat baik yang ditanam akan menumbuhkan tindakan yang baik. Tindakan itu dapat mengakar menjadi sebuah kebiasaan yang baik, semakin dalam hingga berubah menjadi husnul khulq. Bertambah besar menjadi karakter atau prinsip hidup yang baik. Semakin rindang membuat orang-orang disekitar kita merasa teduh. Akar tersebut mengambil nutrisi dan berbuah dengan berbagai macam bentuk buah yang manis dan bergizi. Terkadang buah dari kebaikan itu adalah waktu yang baik, pemikiran yang baik, kesempatan yang baik, teman yang baik, tempat yang baik, rizki yang baik hingga cita-cita yang baik.

Jika kamu tidak begitu yakin dengan hal ini, setidaknya pengalaman pribadi Saya maupun beberapa sahabat Saya yang lainnya menunjukkan hal yang serupa. Tinggal mulai aja dulu. Misal...

***

Ingin menulis sebuah buku? Mulailah dengan mencoba menulis kejadian-kejadian yang kamu lalui setiap hari bisa dalam bentuk diari atau mungkin ditulis dalam blog pribadi. Gaya bahasa aneh, kejadian tidak cukup menarik atau belum konsisten? Gak papa, mulai dulu aja.

Ingin bisa desain grafis? Mulailah dengan mendownload inkscape misalnya, lalu buat poster-poster reminder sederhana atau poster kegiatan yang dibutuhkan oleh organisasi tempat kamu beraktivitas. Bagaimana kalau jelek? Gak papa, mulai dulu aja.

Ingin mencari tempat beraktivitas yang islami? Mulailah dengan menyengaja daftar sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh masjid atau lembaga dakwah walau saat mengikuti kegiatannya kamu merasa agak canggung. Mulai dulu aja.

Ingin membuat gerakan yang berangkat dari kepedulian pribadi terhadap fenomena di sekitar? Cobalah mungkin membuat kartu nama gerakan atau menjawab pertanyaan template seperti, "sekarang kesibukan apa?" dengan bercerita soal keinginan pribadi untuk membuat sebuah perubahan sambil memberikan kartu nama. Bisa jadi orang yang baru kamu temui akan tertarik dan bergabung. Kalau gak gabung? Bisa jadi suatu saat orang tersebut bercerita kepada temannya mengenai gerakan yang sedang kamu buat. Mulai dulu aja.

***

"Saya mah punya rencana lain, Sa. Sengaja mulainya nanti aja."

Tidak mengapa. Pastikan aja bahwa rencana itu tidak hanya menjadi ide yang berkeliling ke sana ke mari dalam pikiran tanpa berbuah menjadi tindakan. Misalnya suatu ketika kamu bertemu dengan seorang teman dan mengajaknya untuk mengikuti sebuah kompetisi bisnis bersama-sama karena kamu tau keilmuan manajemen industrinya yang mumpuni. Saat menawarkan, Ia menjawab, "Wah, maaf gak dulu kayanya. Waktu dan energi banyak kebuang sementara hadiah mah paling segitu-gitu aja. Daripada ikutan lomba mending langsung mulai bisnis aja." Waktu pun berlalu, pada akhirnya Ia tidak mengikuti lomba apa-apa dan tidak pula memulai bisnis yang Ia rencanakan. Ah di sinilah pentingnya memulai.

Sayangnya, untuk memulai terkadang ada saja hal-hal yang membuat kita tidak lekas beranjak dari tempat. Untuk memulai sebuah kebaikan, seringkali ada begitu banyak hal yang terlalu dipikirkan hingga seolah menjadi berhala yang nampak agung padahal sejatinya untuk memulai gerak mah tinggal gerak weh. Kenapa disebut berhala? Berlanjut pada pena berikutnya.

----------------------------------------
Thought Inspired by Ust Jazir

Pena 1. Pejuang Ukhuwah Semu
Pena 2. Mulai Aja Dulu

---------------------------
Memulai Kebaikan

Pena 1. Mulai Aja Dulu
Pena 2. Berhala Memulai Kebaikan

Pena 3. Berhala Memulai Kebaikan Episode II

No comments:

Post a Comment