Best Selling Book, Buku best seller


Di antara checklist wajib yang Saya lakukan saat mengunjungi toko buku adalah melihat lemari buku best seller.
Tujuannya bukan untuk membeli buku yang paling laris karena bisa jadi sudah banyak yang punya dan ilmunya tetap bisa diperoleh dengan cara meminjam hehe. Kemudian anggaran bisa digunakan untuk membeli buku lain. Tujuan melihat bagian best seller adalah untuk mengamati apa yang tengah umat baca.

Checklist ini menjadi wajib sejak mendapati sebuah fenomena sekitar 2 tahun yang lalu. Berangkat dari kegabutan, Saya merasa cukup penasaran melihat rak best seller berisi banyak buku dengan topik bahasan yang sama. Saya pun tergelitik untuk menghitung persentase tipe buku dalam rak best seller agama di Gramedia Bandung. Dari kurang lebih 45 judul buku yang ada, setidaknya ada 26 judul buku berisi tema seputar jodoh. 

"Segalau ini ya keadaan umat?" Pikirku saat itu.

Itu sebabnya melihat lemari buku best seller di awal tahun yang mulai banyak diisi dengan buku seputar sejarah dan hadist rasanya menjadi prestasi yang perlu ditingkatkan agar fokus umat beralih dari kegalauan rizki ke hal lainnya yang kadang kala terlupakan.

"Soalnya kalau cari buku agama, orang-orang ga nyari di Gramedia, Sa." Tentu ini metode yang amat kasar untuk dapat menarik kesimpulan yang tepat. Ya, secara kasar bisa lah coba mengamati apa bacaan umat di tempat kamu berada sekarang. Apapun yang dibaca, rasanya tak kalah penting juga untuk memastikan ilmu mana yang sudah berbuah jadi amal dan mana yang belum.

No comments:

Post a Comment