Dalam sebuah pesan singkat, seorang sahabat berkata "Jangan ikuti mereka. Mereka itu menyimpang."

Aku pun mengejar pernyataannya lebih jauh, "Menyimpang dari mananya?"

"Itu, Saya habis baca sebuah buku. Di sana ulama membedah satu per satu harakah dan mereka adalah salah satu yang bermasalah. Jangan dekat-dekat dengan mereka," Ujarnya memperingatkan Saya.

Tak puas dengan pesan singkat itu, Asa segera mencari buku yang ia maksud dan membacanya. Seluruh buku habis dibaca, kesimpulan Saya berakhir dengan geleng-geleng kepala. Buku tersebut membedah gerakan lain dengan referensi dari kitab ulama kalangan mereka sendiri. Ya, jelas kita tidak bisa menilai sesuatu tanpa mencari tahunya secara langsung dari sumbernya. Jika kita hendak bersikap adil, maka menilai suatu kelompok perlu diimbangi dengan cara membaca rujukan utama mereka dan mengikuti majelis mereka untuk mengetahui bagaimana penerapannya. Sebab bahasa tertulis pun kadangkala dilaksanakan tidak setekstual yang disampaikan dalam teorinya.

Menilai kelompok lain tanpa mencari tahu dari sumbernya bagi Saya ibarat bertanya tentang bagaimana rasanya disuntik kepada orang yang sama-sama tidak pernah disuntik. Kemudian ia menjawab, "Disuntik itu sakit banget, kamu bisa pingsan. Kalau disuntik di titik yang salah, kamu juga akan mati." Ia mempercayainya dan tidak pernah mau disuntik selama-lamanya. Padahal mereka yang diberi wewenang menyuntik seseorang sudah memiliki prosedur cara menyuntik hingga penanganan ringan apabila terjadi kesalahan.

Kau tau? Sering Saya merasa bahwa masalah utama kita dalam melihat beragamnya spektrum umat adalah tidak mau diajak duduk bersama. Padahal jika duduk bersama hingga mengkaji rujukan masing-masing, ternyata titik temunya begitu banyak. Alasannya bisa jadi khawatir terbawa pengaruh, atau khawatir tersambar warna kusam orang lain.
Padahal sejatinya kitalah yang prasangkanya terlalu menyambar-nyambar. Tak kalah besar bahkan lebih besar dari kekhawatiran akan syubhat orang lain yang menyambar-nyambar.
Thought?

No comments:

Post a Comment