Kami sampaikan ketakziman dengan penghormatan Islam,
penghormatan yang indah serta penuh kebaikan,
penghormatan dari Allah, dan penghormatan di antara para penghuni surga

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu

Terima kasih sudah mengunjungi blog ini. Penulis blog ini bernama Asa Ayazida Aunu Robby yang saat ini lebih akrab dipanggil dengan panggilan Asa (Harapan). Di Rancaekek Ia lebih akrab dipanggil Aunu, di Jatinangor sebagian orang memanggilnya Yazid, di Solo Ia dipanggil Asa, sementara di Jogja dan Semarang Ia lebih dikenal dengan nama Yazid. Banyak banget ya panggilannya... biarlah suka-suka dia.

Penulis adalah mahasiswa yang tengah menuntut ilmu di Institut Teknologi Bandung, Bandung, Jawa Barat di program studi Kimia. Meski tengah menempuh studi kimia, ia lebih senang menyebut dirinya berkuliah di jurusan seni dan manajemen kimia. Selama menjadi mahasiswa Ia aktif berorganisasi di Keluarga Remaja Islam Salman ITB (Karisma ITB), Keluarga Mahasiswa Islam ITB (GAMAIS ITB), Muslim Designer Community (MDC) dan Mahasiswa Pecinta Islam (MPI) chapter Bandung. Saat ini Ia menjadi pengurus di Bidang Mahasiswa, Kaderisasi dan Alumni (BMKA) Masjid Salman ITB. Sementara aktivitas lain yang Ia ikuti diantaranya adalah bergabung di Techno Entrepreneur Club ITB, Forum Indonesia Muda serta beberapa komunitas yang bergerak di bidang pendidikan akil baligh dan pendidikan keluarga.

Penulis memiliki ketertarikan yang tinggi pada dunia pengembangan UMKM, biologi, agama, pendidikan, keluarga, ilmu hadist, psikologi, arsitektur, manajemen sumber daya manusia dan sejarah Islam. Sejarah semit dan Islam adalah topik favoritnya. Selain itu ia juga senang mempelajari sejarah Jepang di era Sengoku, China di era 3 dinasti dan kerajaan Mataram. Ia memiliki hobi membaca buku-buku non akademik, menulis non fiksi, memandangi kota Bandung dari atas asramanya, dan desain grafis.

Bercita-cita menjadi penulis dan da'i dengan keteladanan seperti gurunya, Ustadz Salim.
Ingin bisa menjadi imam Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha. Ngaco sekali ya. Bisa dong, caranya bikin tiga masjid dengan nama Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha :D

Saat ini Ia menjadi brand strategist sekaligus pengelola keuangan dari Schneider Bandung. Ia juga tengah merintis sebuah gerakan bernama Family Hour yang bergerak di bidang pendidikan keluarga. Ia berharap dapat menjadi pribadi yang lebih bermanfaat dengan jalan menjadi pengusaha dan pemimpin yang amanah, juga barakah. Haafizh wannabe meski baginya menghafalkan hadist masih lebih mudah daripada menghafalkan Al-Qur'an.

Banyak tokoh menginspirasi hidup penulis dan mungkin bisa menginspirasi sahabat-sahabat juga, ada Shalahuddin Al Ayyubi yang kukagumi perjalanan hijrahnya, Abu Bakar Ash Shiddiq yang kukagumi kepekaannya dengan kebaikan, Muhammad II ibn Murad Al Fatih yang kukagumi semangat juangnya, Ustadz Salim A. Fillah yang kukagumi kelihaian dakwahnya, Ustadz Felix Yanwar Siauw yang membuatku iri dengan keislaman serta totalitas dakwah beliau walau Aku tidak sepehaman dengan gagasan HTI beliau, Mashiro Moritaka tokoh fiktif yang bersemangat mengejar cita-cita, Ricky Elson yang berkarya dengan tulus, Hasan Al Banna tentang kecintaannya dengan saudara-saudaranya, Bacharuddin Yusuf Habibie dengan karya serta pribadi beliau, Ustadz Luqmanulhakim dengan semangat dakwah kemasjidan beliau, Zhuge Liang dengan kecerdasan strateginya, Yuval Noah Harari dengan mindblowing thought-nya, dengan para buzzer tukang kredit serta openminded people yang gigih pantang menyerah, dan masih banyak lagi. Selain itu merasa sangat cocok dengan Abu Bakar dan Umar ibn Abdul Aziz sehingga keduanya ia jadikan sebagai role model setelah nabi Muhammad.

Dari tulisan-tulisan dan latar belakangnya, sebagian orang mengira Asa merupakan bagian kelompok muslim tertentu. Ia memang hidup sejak kecil di lingkungan yang amat heterogen. Keluarga ayahnya terdiri dari salafi, tarbiyyah, muhammadiyah sementara keluarga bundanya banyak berasal dari nahdatul 'ulama dan muhammadiyah. Meski begitu, they lived in peace so far. Jika ditanya di mana ia berada... semoga Ia selalu berada di jalan cinta para teladan.

Raga ini tercipta tuk berkarya bagi umat nabi yang mulia
Untuk Tuhan, Bangsa dan Almamater

----------------------------------------------
Diperbarui tanggal: 3 Desember 2020

No comments:

Post a Comment